1) Dalam analisis farmasi, identifikasi yang lebih sering dilakukan dibandingkan identifikasi bahan baku obat adalah… a) Identifikasi senyawa organik kompleks b) Identifikasi anion dan kation c) Identifikasi kandungan vitamin d) Identifikasi senyawa radioaktif 2) Identifikasi anion dan kation dalam analisis farmasi dilakukan karena anion dan kation tersebut dapat berasal dari berikut ini, kecuali… a) Bahan obat b) Bahan baku c) Bahan bantu d) Reaksi metabolisme dalam tubuh pasien 3) Unsur berikut yang termasuk penting dalam bidang analisis farmasi adalah… a) Nitrogen, merkuri, dan silikon b) Zat arang, zat asam, belerang, dan besi c) Kalsium, helium, dan brom d) Emas, perak, dan kripton 4) Ketika zat asal ditambah HCl encer dan dipanaskan sehingga menghasilkan gas CO₂ yang dapat mengeruhkan air kapur atau air barit, maka anion yang kemungkinan ada dalam sampel adalah… a) Nitrit b) Karbonat atau bikarbonat c) Sulfat d) Tiosulfat 5) Reaksi pendahuluan yang menghasilkan gas NO₂ berwarna coklat dan beracun, serta setelah ditambahkan ammonium sulfida menghasilkan NH₄SCN yang kemudian dengan FeCl₃ membentuk warna merah, menunjukkan keberadaan anion… a) Nitrit b) Sulfat c) Sianida d) Tiosulfat 6) Reaksi Beilstein digunakan dalam analisis anorganik untuk… a) Mengidentifikasi ion borat b) Menguji keberadaan anion oksidator c) Mengidentifikasi anion halogenida seperti Cl⁻, Br⁻, dan I⁻ melalui nyala hijau pada nyala api d) Menentukan pH suatu larutan 7) Reaksi pengenal yang digunakan untuk membedakan anion halogenida (Cl⁻, Br⁻, I⁻) umumnya dilakukan dengan cara… a) Mengamati perubahan warna nyala api tanpa pereaksi b) Menggunakan pereaksi oksidator kuat c) Menambahkan pereaksi perak nitrat untuk melihat perbedaan warna endapan d) Mengetes bau gas yang dilepaskan 8) Suatu sampel direaksikan dengan MnO₂ dan H₂SO₄ pekat, kemudian ditambahkan CHCl₃ dan dikocok. Jika lapisan CHCl₃ tetap tidak berwarna, ion apa yang terdapat dalam sampel? a) Ion Br⁻ b) Ion I⁻ c) Ion Cl⁻ d) Ion NO₃⁻ 9) Setelah perlakuan oksidasi dan penambahan CCl₄, larutan menunjukkan warna coklat kemerahan pada lapisan organik. Hal ini menunjukkan keberadaan ion: a) Cl⁻ b) Br⁻ c) I⁻ d) SO₄²⁻ 10) Pada uji identifikasi halida, setelah penambahan oksidator dan pelarut organik, terbentuk warna ungu pada lapisan CHCl₃. Warna tersebut menunjukkan adanya ion: a) Cl⁻ b) Br⁻ c) I⁻ d) F⁻

ANALISA KUALITATIF ANORGANIK

Leaderboard

Visual style

Options

Switch template

Continue editing: ?