1) Pendekatan Teori Konflik dalam menganalisis kemiskinan struktural akan lebih menekankan pada faktor... a) Kerusakan ikatan sosial dan moralitas akibat urbanisasi yang cepat. b) Eksploitasi sistematis dan ketidaksetaraan dalam distribusi kekuasaan serta sumber daya antar kelas sosial. c) Perbedaan antara tujuan yang ditetapkan secara kultural dan sarana yang tersedia untuk mencapainya d) Kesalahan individu dalam membuat pilihan ekonomi dan kurangnya motivasi kerja. 2) Konsep 'Cultural Lag' (Ketertinggalan Budaya) yang diperkenalkan oleh William F. Ogburn sangat relevan untuk menjelaskan permasalahan sosial. Permasalahan manakah yang paling tepat dijelaskan melalui konsep ini? a) Munculnya kejahatan siber (cybercrime) yang didahului oleh pesatnya perkembangan teknologi informasi namun belum diimbangi regulasi hukum yang memadai. b) Penyalahgunaan obat terlarang yang dipicu oleh tekanan kelompok sebaya. c) Kemiskinan yang diturunkan secara turun-temurun akibat kurangnya akses pendidikan. d) Tawuran antar pelajar yang terjadi karena lemahnya pengawasan dari institusi keluarga dan sekolah. 3) Menurut Teori Pelabelan (Labeling Theory), seseorang yang melakukan deviasi primer (pelanggaran awal) berpotensi menjadi pelaku deviasi sekunder (pola perilaku menyimpang yang dilembagakan) ketika... a) Kontrol sosial dari pihak keluarga dan sekolah melemah atau hilang sama sekali. b) Masyarakat memberikan stigma atau label negatif secara formal dan publik, yang kemudian diinternalisasi oleh individu sebagai identitas diri c) Individu tersebut berhasil mencapai tujuan sosialnya melalui cara-cara yang menyimpang (inovasi Merton). d) Adanya sosialisasi nilai-nilai menyimpang yang lebih intensif daripada nilai-nilai konvensional di lingkungan sekitarnya. 4) Kemiskinan relatif dalam konteks Sosiologi paling tepat didefinisikan sebagai kondisi... a) Hidup di bawah batas tertentu yang ditentukan berdasarkan rata-rata pendapatan dan gaya hidup yang dominan dalam masyarakat. b) Kesulitan ekonomi yang hanya bersifat sementara dan dapat diatasi melalui bantuan sosial. c) Ketidakmampuan individu untuk memenuhi kebutuhan dasar minimum seperti pangan dan sandang, sesuai standar mutlak. d) Hasil dari kebijakan pemerintah yang bias dan sistem ekonomi kapitalis yang eksploitatif. 5) Menurut Teori Asosiasi Diferensial (Differential Association Theory) oleh Edwin Sutherland, perilaku menyimpang, seperti kenakalan remaja, dipelajari melalui proses... a) Pemuasan kebutuhan biologis yang terhambat oleh struktur sosial yang tidak adil b) Ketegangan (strain) antara aspirasi dan realitas peluang yang tersedia dalam masyarakat. c) Interaksi intim dalam kelompok pribadi, di mana individu mempelajari teknik dan motif untuk melakukan kejahatan. d) Kegagalan mekanisme kontrol internal dan eksternal dalam menahan dorongan untuk melanggar aturan. 6) Fenomena meningkatnya pengangguran terdidik (sarjana atau lulusan perguruan tinggi) paling tepat dianalisis melalui lensa permasalahan sosial yang berkaitan dengan... a) Ketidaksesuaian (mismatch) antara output sistem pendidikan dan kebutuhan pasar kerja yang semakin spesifik dan cepat berubah. b) Budaya individualisme yang mengikis semangat gotong royong dan solidaritas sosial. c) Ancaman bencana alam yang merusak infrastruktur industri d) Disintegrasi keluarga karena kurangnya komunikasi vertikal. 7) Permasalahan sosial dianggap sebagai disfungsi (penyimpangan dari fungsi yang seharusnya) oleh penganut Fungsionalisme Struktural. Namun, Robert K. Merton memperkenalkan konsep Fungsi Laten, yang berarti... a) Konflik yang tersembunyi antar kelompok yang secara perlahan merusak kohesi sosial. b) Kebutuhan dasar manusia yang harus dipenuhi oleh setiap struktur sosial untuk bertahan hidup. c) Konsekuensi yang tidak terduga dan tidak diakui yang dihasilkan oleh pola perilaku sosial. d) Pelabelan yang dilakukan oleh masyarakat terhadap perilaku yang baru (novel behavior). 8) Dalam studi Sosiologi, Stigma (Erving Goffman) sebagai permasalahan sosial ditujukan pada... a) Suatu kondisi yang menghalangi mobilitas vertikal individu atau kelompok dalam struktur sosial. b) Perilaku melanggar hukum yang dilakukan oleh korporasi atau individu dari kelas sosial atas (White-Collar Crime). c) Kesenjangan besar antara kekayaan yang dimiliki oleh 1 persen populasi dan 99 persen sisanya. d) Atribut yang secara mendalam mendiskreditkan dan merusak identitas sosial individu, mengubahnya dari seseorang yang 'utuh' menjadi seseorang yang 'tercemar'. 9) Salah satu ciri utama yang membedakan masalah pribadi (private trouble) dengan isu publik (public issue) menurut C. Wright Mills adalah... a) Masalah pribadi memiliki solusi yang lebih mudah dan lebih cepat ditemukan daripada isu publik b) Isu publik melibatkan ancaman terhadap nilai-nilai yang dicintai oleh individu, sedangkan masalah pribadi tidak. c) Masalah pribadi hanya dapat dipecahkan melalui intervensi pemerintah, sedangkan isu publik melalui inisiatif individu. d) Isu publik muncul karena kegagalan dalam struktur sosial dan institusi, melampaui lingkungan lokal individu 10) Dalam konteks Sosiologi Kriminalitas, fokus utama Teori Kontrol Sosial (Social Control Theory) adalah... a) Bagaimana pelabelan negatif dapat menciptakan karier menyimpang b) Mengapa seseorang memilih untuk melakukan perilaku menyimpang. c) Mengapa sebagian besar individu tidak melakukan tindakan menyimpang. d) Keterkaitan antara konflik kelas dan penegakan hukum yang bias.

Leaderboard

Visual style

Options

Switch template

Continue editing: ?