1) Sebuah kritik hanya berisi komentar “ceritanya jelek” tanpa alasan. Mengapa kritik itu tidak valid? a) Karena terlalu panjang b) Karena bahasanya formal c) Tidak ada bukti yang mendukung d) Karena tidak memakai kutipan 2) 2. Jika esai lebih banyak berisi pengalaman pribadi, hal itu menunjukkan bahwa esai bersifat… a) Objektif b) Netral c) Ilmiah d) Subjektif 3) Bagian apa yang selalu ada dalam sistematika kritik maupun esai? a) Pendahuluan, isi, dan penutup b) Daftar pustaka c) Biodata penulis d) Dialog antar tokoh 4) Ketika kritik menyebut “alur tidak konsisten dari awal hingga akhir”, pernyataan itu termasuk… a) Pengalaman pribadi b) Analisis terhadap struktur cerita c) Opini bebas tanpa dasar d) Ringkasan cerita 5) Jika pendahuluan kritik tidak jelas, dampaknya adalah… a) Pembaca sulit memahami fokus bahasan b) Kritik menjadi lebih objektif c) Penutup menjadi lebih kuat d) Cerita menjadi lebih menarik 6) Perbedaan utama kritik dan esai adalah… a) Kritik selalu panjang, esai selalu pendek b) Kritik untuk hiburan, esai untuk pelajaran c) Kritik objektif, esai subjektif d) Kritik tidak memakai analisis 7) Langkah pertama menyusun kritik adalah… a) Menentukan alur cerita b) Menulis kesimpulan c) Membaca dan memahami karya d) Menyusun pendapat pribadi 8) Dalam kritik, pendapat harus didukung oleh… a) Tebakan b) Bukti dan alasan yang kuat c) Perasaan d) Cerita pengalaman pribadi 9) Bagian penutup dalam kritik/esai berisi… a) Tema b) Kesimpulan c) Tokoh utama d) Judul karya 10) Dalam menyusun kritik, siswa harus… a) Menyerang pribadi penulis b) Bersikap jujur dan logis c) Menilai tanpa bukti d) Mengabaikan kekurangan karya

Leaderboard

Visual style

Options

Switch template

Continue editing: ?