1) Seseorang membagikan berita sensasional tanpa membaca isi artikelnya terlebih dahulu. Setelah diketahui, berita itu ternyata hoaks dan menimbulkan keresahan publik. Kasus ini menunjukkan bahwa orang tersebut… a) Sudah memiliki kemampuan literasi digital, tetapi tidak berhati-hati b) Belum memiliki kemampuan berpikir kritis dalam memilah informasi c) Hanya kurang memahami cara menggunakan media sosial d) Sengaja menyebarkan disinformasi untuk kepentingan pribadi 2) Mengapa literasi digital tidak cukup hanya dengan kemampuan mengoperasikan gawai dan aplikasi? a) Karena literasi digital juga mencakup kemampuan etis, analitis, dan kritis terhadap isi informasi b) Karena kemampuan teknis sudah diajarkan di sekolah dasar c) Karena teknologi berubah terlalu cepat untuk dipelajari d) Karena hanya pemerintah yang bertanggung jawab atas informasi 3) Jika masyarakat memiliki tingkat literasi digital yang rendah, maka konsekuensi jangka panjang yang paling mungkin terjadi adalah… a) Meningkatnya ketergantungan pada teknologi b) Munculnya budaya informasi yang bias dan ketidakpercayaan terhadap lembaga resmi c) Menurunnya penggunaan media sosial secara umum d) Hilangnya kreativitas dalam menghasilkan konten digital 4) Dalam konteks keadilan informasi, tindakan mana yang paling mencerminkan prinsip etis pengguna digital? a) Menghapus komentar orang lain yang berbeda pendapat b) Menyebarkan informasi yang hanya menguntungkan kelompok tertentu c) Menyampaikan opini dengan mencantumkan sumber yang dapat diverifikasi d) Mengandalkan kabar viral sebagai sumber utama 5) Literasi digital membantu seseorang menghadapi hoaks karena… a) Mendorong kemampuan teknis dalam membuat konten yang menarik b) Membiasakan berpikir kritis dan memverifikasi informasi sebelum mempercayainya c) Menyediakan alat untuk memblokir seluruh informasi yang tidak disukai d) Membuat seseorang lebih aktif berkomentar di media sosial 6) Salah satu indikator rendahnya tanggung jawab digital adalah ketika seseorang… a) Menyebarkan informasi tanpa memeriksa kebenaran dan dampaknya terhadap orang lain b) Menjadi pasif dan tidak berpartisipasi dalam diskusi digital c) Memanfaatkan teknologi untuk belajar hal baru d) Menganalisis berita dari berbagai sumber resmi 7) Bagaimana hubungan antara literasi digital dan persatuan bangsa di era informasi terbuka? a) Literasi digital berfungsi menutup akses terhadap isu-isu sensitif demi menjaga stabilitas b) Literasi digital membantu masyarakat menilai informasi secara objektif sehingga tidak mudah terpecah oleh hoaks c) Literasi digital tidak memiliki kaitan langsung dengan isu persatuan d) Literasi digital justru memicu polarisasi karena banyak perbedaan pendapat 8) Ketika seseorang mampu menilai keabsahan sumber, memahami maksud penulis, serta menahan diri untuk tidak langsung membagikan berita, maka ia telah menunjukkan aspek literasi digital berupa… a) Keterampilan teknis b) Etika digital c) Tanggung jawab sosial d) Pemikiran kritis 9) Peran keluarga dalam membentuk literasi digital anak terutama terlihat ketika… a) Orang tua membatasi seluruh akses internet agar anak tidak salah informasi b) Anak diajarkan untuk mengikuti semua tren digital tanpa berpikir c) Orang tua memberi contoh sikap berhati-hati dan jujur dalam menyebarkan informasi d) Orang tua menyerahkan pendidikan digital sepenuhnya pada sekolah 10) Disinformasi berbeda dari hoaks karena… a) Disinformasi tidak pernah disengaja, sedangkan hoaks dibuat untuk kepentingan politik b) Disinformasi selalu mengandung fakta sebagian, sedangkan hoaks sepenuhnya fiktif c) Disinformasi dibuat secara sengaja untuk memanipulasi opini publik, sedangkan hoaks bisa muncul karena ketidaktahuan d) Disinformasi lebih banyak beredar di media cetak dibandingkan media daring

Leaderboard

Visual style

Options

Switch template

Continue editing: ?